Check out and listen our song FruitFlow "DENGARLAH" Feat. Essy Sumiko >>>
http://www.reverbnation.com/juckz
Showing posts with label Trijaya Pratama Futures. Show all posts
Showing posts with label Trijaya Pratama Futures. Show all posts

Thursday, June 23, 2011

Istilah- istilah dalam pasar modal

Agio/Disagio : Nilai yang didapatkan dari selisih antara penawaran umum dengan nilai nominal.
Annual Report : Laporan Tahunan dari kegiatan perusahaan, yg meliputi neraca, laporan rugi laba, laporan arus kas, serta laporan perubahan ekuitas.
Bank Kustodian : Pihak yang berfungsi melakukan penyimpanan dan pengamatan fisik dokumen efek.
Bappepam : Badan Pengawas Pasar Modal, merupakan otoritas tertinggi di pasar modal yang memiliki kewenangan untuk melakukan pembinaan, pengaturan, dan pengawasan pasar modal di Indonesia.
Blue Chip : Contoh saham yang paling berkelas dalam pasar modal. Saham ini umumnya dimiliki oleh perusahaan2 mapan dengan reputasi keuangan baik dan stabil.
Bond : Obligasi, investasi pada hutang.
Bull market : Pasar di mana harga dari sejumlah besar saham mengalami peningkatan atau diharapkan mengalami peningkatan.
Bear Market : Kebalikan dari Bull Market.
Bonus Share : Saham2 baru yang dikeluarkan oleh emiten untuk para pemegang saham lama yang berasal dari kapitalisasi Agio saham.
Bursa Efek : Pihak yang menyediakn system atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak2 lain dengan tujuan memperdagangkan efek di antara mereka.
Call : Kontrak opsi yang member hak kepada pemegang opsi tersebut untuk membeli sejumlah tertentu asset pada harga dan waktu tertentu.
Capital Gain : Keuntungan dari hasil jual beli saham berupa kelebihan nilai jual dari nilai beli saham.
Capital Loss : Kebalikan dari Capital Gain.
Close Position : Keluar dari posisi suatu saham atau efek. Ex : Jika broker meminta anda untuk menutup posisi long pada suatu saham, berarti ia meminta anda untuk segera menjual saham tadi.
Day Trader : Pemain sham yang memegang posisi dalam jangka waktu yang sangat singkat (dalam hitungan menit/jam) dan melakukan beberapa kali perdagangan dalam waktu satu hari. Kegiatan ini dapat dikategorikan sebagai aksi spekulasi.
Derivative : Merupakan efek, seperti kontrak opsi dan futures yang nilainya tergantung dari performa asset yang mendasarinya (underlying asset)
DPR (Dividend Payout Ratio) : Merupakan perbandingan antara DPS dengan EPS.
DPS (Dividend per Shares) : Merupakan total semua dividend yang dibagikan dibandingkan dengan jumlah saham yang beredar.
EPS (Earning per Shares) : Merupakan perbandingan antara laba bersih perusahaan setelah dipotong pajak dengan jumlah saham yang diterbitkan.
Dividend Yield : Dividen tahunan per saham dibagi dengan harga perlembar saham. Dividend Yield ditambah dengan presentase capital gain sama dengan total return sebuah Due Diligence.
Efek : Produk turunan dari asset.
Equity : Biasa disebut dengan Saham, atau surat berharga yang mewakili andil/bagian kepemilikan perusahaan.
Going Public : Proses penjualan saham perdana kepada masyarakat/publik yang dikenal juga dengan istilah IPO.
Greenshoe : Suatu opsi yg memberi izin kepada penjamin emisi saham IPO untuk menjual saham tambahan kepada public/masyarakat jika permintaan terhadap saham tersebut cukup tinggi.
Hedge : Membuat suatu investasi untuk mengurangi/menghindari resiko pergerakn harga suatu asset.
Hedging : Melindungi suatu posisi dalam suatu surat berharga, mata uang maupun asset lainnya.
Index : Pengukuran statistic atas perubahan suatu portofolio saham yang menggambarkan/mewakili pasar secara keseluruhan. The Standard & Poor’s 500 adalah salah satu indeks yang paling dikenal, mengukur perubahan nilai keseluruhan dari nilai 500 saham perusahaan besar di AS.
Initial Public Offering (IPO) : Biasa disebut go public, merupakan penjualan saham perdana oleh suatu perusahaan kepada masyarakat.
Investasi : Menempatkan dana pada asset keuangan yang diharapkan akan meningkat nilainya di masa mendatang.
Liability : Kewajiban hukum untuk membayar suatu hutang yang tercatat dalam neraca suatu perusahaan.
Option : Jenis opsi yang dapat dicairkan kapan saja sampai masa jatuh temponya.
PER (Price Earning Ratio) : Merupakan perbandingan antara harga pasar suatu saham dengan EPS.
Portofolio : Sekelompok asset, seperti saham, obligasi, dan reksadana yang dipegang oleh seorang investor.
Preferred Stock : Saham yang memiliki karakterisitk gabungan antara obligasi dan saham biasa.
Profit Taking : Aksi ambil untung, biasanya terjadi ketika trader menjual saham mereka pada saat harga meningkat.
Prospectus : Dokumen resmi yang menjelaskan secara rinci tentang perusahaan seperti rencana penawaran saham do bursa (IPO), penerbitan saham baru, penerbitan right issue, penerbitan obligasi/hutang, dll.
Put : Suatu kontrak opsi yang member hak kepada pemegangnya untuk menjual sejumlah tertentu saham yang tertera pada opsi dengan harga dan waktu tertentu.
Reksadana : Diartikan sebagai wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi.
Return : Keuntungan maupun kerugian yang diperoleh dalam investasi pada suatu periode tertentu.
Return on Asset (ROA) : Dihitung dengan membagi laba bersih dengan total aktiva perusahaan dan ditampilkan dalam persentase. ROA berguna untuk mengetahui tingkat keuntungan relative terhadap total aktiva perusahaan. Dengan kata lain, ROA akan memberikan gambaran seberapa besar pendapatan dihasilkan dari asset.
Return on Investment (ROI) : Keuntungan ataupun kerugian yang timbul dari kegiatan investasi. ROI biasanya dihitung dalam persentase per tahun.
Right : Hak kepada pemegang saham sebagai orang yang diberi kesempatan pertama untuk membeli saham baru yang akan diterbitkan perusahaan dengan harga yang ditentukan.
Right Offering : Penerbitan right kepada pemegang saham untuk membeli saham tambahan yang akan diterbitkan perusahaan dengan harga tertentu.
Saham Gorengan : Saham perusahaan yang umumnya diperdagankan bukan berdasarkan fundamentalnya, tetapi sering diperdagangkan oleh para Bandar saham untuk mendapatkan keuntungan. Ciri2nya antara lain : memiliki kapitalisasi kecil, sehingga saham itu mudah dimainkan oleh para Bandar, Keuntungan maupun kerugian yang diperoleh biasanay cukup tinggi, mengingat resikonya yang tinggi pula.
Short Sale : Suatu transaksi di pasar di mana seseorang (investor) menjual saham pinjaman untuk mendapatkan keuntungan dari (sbg antisipasi) menurunnya harga saham tersebut.
Stagflation : Kondisi stagnasi dalam ekonomi yang disertai dengan meningkatnya harga2.
Stock/Equity : Kepemilikan dalam perusahaan yang diwakili dengan jumlah saham.


(source: yesalover.wordpress.com)

Saturday, June 18, 2011

PT. TRIJAYA PRATAMA FUTURES

PT. TRIJAYA PRATAMA FUTURES merupakan perusahaan pialang berjangka yang terdaftar di BAPPEBTI dengan Ijin Pialang Berjangka No.407/BAPPEBTI/SI/VII/2004 dan telah membuka cabang di berbagai daerah di Indonesia antara lain di Medan, Jakarta, Surabaya, Balikpapan, dan Samarinda. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah client yang berada di kota dimana kami memiliki cabang untuk bertransaksi.
Manajemen PT. Trijaya Pratama Futures dipimpin oleh personal-personal yang profesional dan memiliki integritas yang tinggi dalam mengelola perusahaan yang sudah beroperasi di taraf nasional dan internasional. Dengan berbekal tenaga-tenaga profesional, teknologi informasi yang up to date dan backoffice yang handal, kami siap melayani setiap nasabah kami di mana pun mereka berada. Informasi yang tepat waktu serta keakuratan menjadi point prioritas kami.
Sebagai Perusahaan Pialang Berjangka terkemuka di Indonesia, PT. TRIJAYA PRATAMA FUTURES kerap bertengger pada 10 PIALANG TERAKTIF versi PT. KLIRING BERJANGKA INDONESIA, di mana kami juga sebagai salah satu anggotanya. 

bappebti

DAFTAR NAMA WAKIL PIALANG BERJANGKA PT. TRIJAYA PRATAMA FUTURES

Nama SK BAPPEBTI




Ridwan Djoko 408/BAPPEBTI/SI/VII/2004

Rizal T. Hutasoit 520/BAPPEBTI/SI/X/2004

Firdaus Bangun 668/BAPPEBTI/SI/12/2008

I Gusti Agung Arya 655/BAPPEBTI/SI/11/2008

Susanto Wijaya 94/BAPPEBTI/SI/3/2009

Herry Pancawira 169/BAPPEBTI/SI/3/2009

Lidya Limliwaty 261/BAPPEBTI/SI/4/2009

Evita Sulistiana 304/BAPPEBTI/SI/4/2009

Jujurasi Jimmy L. Ricardo 653/BAPPEBTI/SI/11/2008

Jiandrie Adeleida Y.P. 508/BAPPEBTI/SI/10/2010

Novry Donny Robot, SH 260/BAPPEBTI/SI/4/2009

Susanto Wijaya 94/BAPPEBTI/SI/3/2009

Drs. Mochamad Awaludin 06/BAPPEBTI/SI/1/2011

Ibrahim Fahri Kasa 149/BAPPEBTI/SI/03/2011




Satria Jaya Tarigan 667/BAPPEBTI/SI/12/2008

Yuniati 31/BAPPEBTI/SI/1/2009

Ernny 658/BAPPEBTI/SI/12/2008

Intan 29/BAPPEBTI/SI/1/2009

Melanie Armelia Desky 519/BAPPEBTI/SI/X/2004

Putri Kumala Sari 648/BAPPEBTI/SI/11/2008

Rachmad Omri 656/BAPPEBTI/SI/11/2008

Luksiana Maria Lingga 638/BAPPEBTI/SI/11/2008

Julia 97/BAPPEBTI/SI/3/2009

Rikim 1457/BAPPEBTI/SI/9/2007

Andi Zein 638/BAPPEBTI/SI/10/2009

Frans Halim 636/BAPPEBTI/SI/10/2009

Septiani Trijayanti 298/BAPPEBTI/SI/4/2009

Kiman Kosasi 637/BAPPEBTI/SI/10/2009

Mohammad Ilham 633/BAPPEBTI/SI/10/2009

Nasrul Anwar SH 634/BAPPEBTI/SI/10/2009

Willy 635/BAPPEBTI/SI/10/2009

Ronista Simatupang 35/BAPPEBTI/SI/01/2011

Jamin Widjaja 36/BAPPEBTI/SI/01/2011

34. Wilyanto 37/BAPPEBTI/SI/01/2011

Selly Teresia 38/BAPPEBTI/SI/01/2011

Catherine 39/BAPPEBTI/SI/01/2011

Slamet Basuki 40/BAPPEBTI/SI/01/2011




Susantiningsih 650/BAPPEBTI/SI/IV/2005

Teguh Prawita Nanda 518/BAPPEBTI/SI/X/2004

Andreas Susilo 93/BAPPEBTI/SI/3/2009

Nuning Esti Palupi 92/BAPPEBTI/SI/3/2009

Erwin Djingga 299/BAPPEBTI/SI/4/2009

Rima Sri Wahyuni 528/BAPPEBTI/SI/11/2010




Lisa Amalia 60/BAPPEBTI/SI/2/2009

M. Syamsudin 302/BAPPEBTI/SI/4/2009

Yusuf Pranoto 303/BAPPEBTI/SI/4/2009

Jiyad Nur Rahman 58/BAPPEBTI/SI/2/2009

Purnomo 499/BAPPEBTI/SI/10/2010




Jhon Charly 269/BAPPEBTI/SI/4/2009

Ibnu Farabi 59/BAPPEBTI/SI/2/2009

Jeremia Bernard Sianturi 30/BAPPEBTI/SI/1/2009

Mala Meisy Putri 301/BAPPEBTI/SI/4/2009




Adi Nurmansyah 28/BAPPEBTI/SI/1/2009

Chery Tri Jariah  98/BAPPEBTI/SI/3/2009

Juhanter AP Sirait 654/BAPPEBTI/SI/11/2008

Rachman Hendra 95/BAPPEBTI/SI/3/2009

Meidian Kartika Sari  335/BAPPEBTI/SI/7/2010 

Brain Wailan Wuaya  337/BAPPEBTI/SI/7/2010 




Zamzami 300/BAPPEBTI/SI/4/2009

Rudianoor Zaidi 396/BAPPEBTI/SI/5/2009

Darwis Sianipar 657/BAPPEBTI/SI/11/2008

Friday, June 10, 2011

Ketika saya berbicara tentang "alternatif bisnis"

Prihatin dengan ke-sedikitpengetahuan-an masyarakat Indonesia tentang alternatif bisnis di pasar derivatif, seperti Index Saham, Gold Futures, Komoditi dan Foreign Exchange ( Forex ). Ditambah isu- isu negatif yang tanpa dikonfirmasi lebih lanjut, telah di konsumsi begitu saja oleh masyarakat Indonesia. Padahal alternatif bisnis ini merupakan salah satu pilihan tepat yang menguntungkan secara positif pada kondisi perekonomian global sekarang ini, dimana lahan pekerjaan semakin sempit namun biaya hidup semakin bertambah.

Untuk anda yang merasa kurang dengan latar pendidikan anda namun ingin tahu dan menguasai bidang ini, tidak usah sungkan!! Semua ilmu bisa dipelajari secara otodidak, asal ada kemauan dan usaha. Apalagi jaman teknologi seperti sekarang, semua bisa anda cari tahu tanpa buku!! Semua bisa anda cari di dunia internet!!

Tidak punya komputer PC, laptop, I pad atau Tablet berikut dengan perangkat koneksi internetnya?? Anda bisa memakai jasa warnet dengan tarif yang sudah sangat terjangkau. Yang utama adalah, "asal ada kemauan".

Masih mencari- cari alasan??? Merasa telat karena usia?? TIDAK ADA KATA TELAT untuk setiap niat baik anda untuk kehidupan yang lebih baik dan "bebas finansial".